Kamis, 22 Okt 2026 02:39 WIB

14 Tumpukan Limbah B3 Aluminium Ditemukan di Mojokerto

selalu.id – Warga Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan 14 tumpukan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis abu aluminium, Jumat (7/11/2025).

 

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Tumpukan limbah itu dimasukkan ke dalam puluhan hingga ratusan sak dan mengeluarkan bau menyengat. Warga yang mencium bau tersebut segera melapor ke perangkat desa, kemudian diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.

 

Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, lokasi pembuangan berada di area kebun terbuka.

 

“Ditemukan kemarin di tempat terbuka. Kami sudah mendatangi lokasi dan menutup abu aluminium tersebut dengan terpal serta diberi garis PPLH agar efeknya tidak menyebar,” kata Rachmat, Sabtu (8/11/2025).

 

Baca Juga: 21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa, Polres Mojokerto, dan DLH Provinsi Jawa Timur untuk langkah penanganan lebih lanjut.

 

“Kami meminta perangkat desa mengimbau agar warga tidak mendekat ke lokasi tumpukan tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan kepolisian serta DLH Provinsi Jatim untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.

 

Baca Juga: Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Rachmat menjelaskan, limbah B3 itu diduga berasal dari Kabupaten Jombang dan dibuang ke wilayah Mojokerto.

 

“Kami menghubungi DLH Kabupaten Jombang dan diduga limbah tersebut dari Jombang. Selain di Mojokerto, juga ada temuan serupa di Nganjuk dan Blitar dengan jenis yang sama, abu aluminium. Senin lusa kami akan mendatangi lokasi bersama DLH Provinsi dan kepolisian,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).