Senin, 19 Okt 2026 18:25 WIB

Pemkot Surabaya Dorong Percepatan Vaksin Booster, Begini Strateginya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Feb 2022 11:43 WIB
Seorang lansia di Surabaya mendapatkan vaksin booster
Seorang lansia di Surabaya mendapatkan vaksin booster

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk melakukan percepatan vaksinasi booster (dosis ketiga). Sebanyak sebanyak 100.901 lansia yang sudah memenuhi interval 6 bulan dari vaksin dosis 2 sudah tervaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan tercatat Minggu (13/2/2022) dari total sasaran lansia interval 6 bulan dari dosis dua sebanyak 75.455 atau 74,78 persen. Sedangkan untuk capaian vaksin booster ketiga sebesar 13.07 persen dari seluruh masyarakat Kota Surabaya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Kemudian, untuk target sasaran lainnya pada percepatan vaksinasi booster pada Sabtu (12/1/2022) lalu, sudah menyasar lansia dan masyarakat umum secara bertahap.

"Sejak Jumat (4/2/2022) sudah diberikan kebijakan resmi, untuk menyasar masyarakat umum yang berusia minimal 18 tahun secara luas di Kota Surabaya," kata Nanik.

Nanik menyampaikan, bagi masyarakat dengan jarak minimal 6 bulan dari dosis 2 dan telah memiliki E-tiket dosis 3 melalui aplikasi Peduli Lindungi, dapat diberikan vaksin booster.

Selain itu, terkait dengan laporan Kejadian Inputan Pasca Imunisasi (KIPI) usai mendapat vaksin booster, Nanik mengaku, persentase KIPI sangat kecil, yakni kurang dari 1 persen.

"Karena rata-rata bersifat temporer dan ringan," ujarnya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Oleh karena itu, pihaknya juga terus mengejar capaian vaksinasi booster, sesuai dengan target yang diminta oleh Wali Kota Surabaya yakni, capaian vaksin booster dalam satu minggu terakhir sebanyak 15.000 - 18.000 dosis per hari.

"Ketersediaan vaksin di GFK (Gudang Farmasi Kesehatan) cukup memadai untuk memenuhi target capaian vaksin booster di Kota Surabaya," terang Nanik.

Lebih lanjut, Nanik mengatakan, meskipun terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Surabaya, pihaknya telah menyiapkan strategi terkait percepatan vaksinasi booster, seperti, menggelar pelaksanaan vaksinasi massal di beberapa mal atau pusat perbelanjaan.

"Puskesmas juga membuka beberapa pos vaksinasi di wilayahnya untuk menyasar masyarakat yang belum vaksin dan melakukan sweeping atau jemput bola ke rumah-rumah, bagi lansia yang tidak bisa datang ke pos vaksinasi," kata dia.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Nanik mengimbau kepada seluruh warga Kota Surabaya, mengingat pentingnya vaksinasi booster untuk menekan laju dan mengurangi penularan kasus Covid19 di Kota Surabaya.

Masyarakat bisa melakukan vaksinasi di sentra-sentra vaksin massal yang digelar oleh Dinkes di beberapa Mall atau ke Puskesmas terdekat sesuai wilayah tempat tinggal.

"Serta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi paparan virus Covid-19," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.