Selasa, 20 Okt 2026 13:57 WIB

Meriahkan HUT ke-80 RI, Warga Gelar Lomba Dayung di Sungai Kalianak Usai Normalisasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Agu 2025 18:45 WIB

selalu.id– Rampungnya normalisasi tahap pertama Sungai Kalianak membawa warna baru bagi warga sekitar. Aliran sungai yang kini lebih bersih dan tertata tidak hanya memperlancar fungsi alirannya, tapi juga menjadi ruang publik baru. 

Hal itu terlihat saat warga Kalianak Timur menggelar lomba dayung untuk memeriahkan HUT ke-80 RI.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Suasana perlombaan berlangsung meriah. Sorakan penonton memadati bantaran sungai, memberi semangat kepada para peserta yang mendayung menggunakan perahu sederhana. Kekompakan dan kerja sama menjadi kunci untuk mencapai garis akhir.

Lurah Morokrembangan, Ahmad Kusairi, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, tetapi juga cara warga menghidupkan kembali fungsi sungai sebagai ruang publik.

“Dulu sungai ini sering dianggap kumuh, tapi setelah dinormalisasi kami ingin menunjukkan bahwa sungai bisa jadi sarana kegiatan positif. Lomba dayung ini wujud rasa syukur sekaligus semangat kebersamaan warga,” ujar Kusairi, Senin (18/8/2025).

Kusairi menambahkan, lomba ini juga menjadi simbol identitas warga bantaran sungai yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Warga di sini akrab dengan perahu dan air untuk mencari rezeki. Dengan lomba dayung, kami ingin memperkuat rasa cinta sekaligus memperkenalkan karakter masyarakat Kalianak,” katanya.

Perlombaan ini diikuti oleh warga dari beberapa RT dan RW yang rumahnya terdampak normalisasi tahap pertama, mulai RT 1 hingga RT 4 serta warga RW 7. Menariknya, peserta berkelompok menggunakan perahu sederhana berbahan gabus.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya. Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Dwi Hargianto, menilai kegiatan tersebut bentuk pemanfaatan positif dari hasil normalisasi.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

“Kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada warga, karena bisa memanfaatkan ruang sungai pasca normalisasi dengan kegiatan yang bermanfaat,” kata Dwi.

Ia berharap, normalisasi Sungai Kalianak benar-benar membawa dampak positif bagi warga, baik dari sisi lingkungan maupun sosial.

“Tidak ada lagi sungai kumuh, tidak ada aliran air tersumbat, dan wilayah ini bisa terhindar dari banjir,” tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.