selalu.id - Pemkot berencana untuk melakukan penataan ulang Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk tetap menjadi lembaga yang memiliki fungsi konservasi, edukasi dan rekreasi.
"KBS ini selalu berupaya untuk melestarikan satwa liar di luar habitatnya (ex situ) dengan pengembangbiakan dan penyelamatan tumbuhan atau satwa dengan tetap menjaga kemurnian jenis," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan
Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya berencana melakukan penataan dan pengembangan KBS. Seperti digitalisasi layanan pembayaran (E-Ticketing).
"Nantinya bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) dalam rangka peningkatan perlindungan dan kesehatan satwa," katanya.
Baca juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider
Kemudian, lanjut Eri, pengembangan satwa melalui branding loan, bekerjasama dengan Lembaga Konservasi lain untuk perlindungan satwa langka sert pelepasliaran satwa surplus.
Tak hanya itu, pihaknya akan melakukan penataan parkir dengan menghubungkan KBS ke TJ/tunnel.
Baca juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak
Mengenai kondisi KBS saat ini, Eri juga mengaku mendapat banyak masukan dari masyarakat, DPRD Kota Surabaya, dan pengamat.
" KBS harus tetap menjadi daya tarik Kota Surabaya. Sebab KBS menjadi salah satu kebun binatang terbesar di Asia Tenggara" jelasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi