selalu.id - Sejumlah Calon Legistlatif (Caleg) perempuan berhasil mendapatkan kursi menjadi anggota DPRD Surabaya periode 2024-2029 dengan perolehan suara yang cukup signifikan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Suara (KPU) Surabaya, suara tertinggi caleg perempuan DPRD Kota yakni Aning Rahmawari dari PKS yang meraup 13.859 suara di Dapil 3. Kemudian kedua, caleg PKB Laila Mufidah meraup 13.856 suara, ketiga disusul oleh caleg Gerindra Ajeng Wira Wati dengan 11.467 suara.
Baca juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan
Selain itu, ada caleg perempuan petahana yang harus angkat kaki dari kursi parlemen lantaran tidak mendapat suara yang memenuhi syarat, diantaranya Ketua Komisi D Khusnul Khotimah, anggota komisi D Norma Yunita serta anggota Komisi C Ashti Yuanita, ketiganya dari PDIP. Kemudian ada anggota komisi C dari Demokrat Elok Cahyani, anggota komisi B DPRD Surabaya dari Golkar, Pertiwi Ayu Krishna serta anggota Komisi A dari Golkar, Lembah.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas
Caleg perempuan petahana yang masih bertahan dan bersaing dengan pendatang baru yakni Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Gerindra Ajeng Wira Wati, anggota Komisi D DPRD Surabaya dari PDIP Siti Matiyam, anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Demokrat Herlina Harsono, anggota Komisi D DPRD Surabaya dari PAN Juliana Evawati.
Selanjutnya, Wakil Ketua Komisi C dari Gerindra Aning Rahmawati, anggota Komisi B dari Gerindra Luthfiyah, anggota Komisi B dari PAN Zuhrotul Mar’ah, dan Ketua Komisi B dari PKB Laila Mufidah.
Baca juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut
Selain itu caleg perempuan petahana yang pindah haluan dari DPRD Surabaya yakni anggota Komisi A DPRD Surabaya dari PKB Camelia Habiba ke DPRD Jatim dan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, ke DPR RI.
Editor : Arif Ardianto