PKL Kenjeran Kembali Ngamuk, Pagar Pantai Dirusak dan Dibuang ke Jalan

Reporter : Ade Resty
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar

selalu.id - Para pedagang kali lima (PKL) di Pantai Kenjeran tepatnya di lokasi watu-watu kembali mengamuk. Diduga mereka tidak ingin ditertibkan atau dilarang berjualan di kawasan pinggir pantai tersebut.

Kali ini pedagang kembali berulah dengan merusak fasilitas umum yang sebelumnya membuang tong sampah di jalanan, pada Minggu (17/12/2023) lalu.

Baca juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Hal itu dilakukan sama dengan video beredar di media sosial melalui akun TikTok @Sobo.ratan8, diunggah Minggu (24/12/2023) tampak terlihat sejumlah pedagang agresif hingga menarik dan merusak pagar yang menutupi pantai watu-watu tersebut.

Dalam rekaman itu terdengar sorakan para pedagang yang tampak gembira melakukan aksinya itu.

"Gak isok mangan kita iki, hore hore merdeka merdeka,"suara dari rekaman tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video berbeda tampak pula pedagang membuang sampah-sampah di jalanan tersebut.

Sementara Camat Bulak Surabaya Hudaya saat dikonfirmasi selalu.id membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Iya (benar video itu),"kata Hudaya melalui pesan singkat.

Meski begitu, Hudaya menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi terhadap tiga pilar untuk mengatasi kejadian tersebut

"Saya masih koordinasi dengan tiga pilar mba," ujarnya.

Baca juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Hudaya juga mengaku pihaknya sudah melakukan pertemuan kepada sejumlah perwakilan pedagang dan membagikan foto pertemuannya.

"Saya sedang melakukan pertemuan perwakilan PKL,"pungkasnya.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan aturan melarang pedagang untuk berjualan di sepanjang pantai lantaran menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan. Oleh Pemkot, pedagang tersebut telah disediakan tempat berjualan terpadu di Sentra Ikan Bulak (SIB) yang berlokasi tak jauh dari para pedagang berjualan.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru