selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan calon jemaah haji agar memanfaatkan aplikasi TeleJemaah Pukses Haji.
Khofifah menerangkan bahwa aplikasi tersebut sangat membantu dalam mengontrol, mempersiapkan dan kesehatan selama beribadah di Tanah Suci.
Baca juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini
"Semoga selama menunaikan ibadah haji, panjenengan semua selalu dalam keadaan sehat, kuat, tidak kurang satu apapun hingga kembali ke tanah air dan menjadi haji mabrur," kata Khofifah, saat melepas jemaah haji di Bandara Internasional Juanda Terminal 2, Sabtu, (4/6/2022).
Lebih lanjut Khofifah merincikan, total sebanyak 449 jemaah haji kloter pertama berasal dari Kabupaten Tuban dan Bojonegoro terdiri dari 197 orang jemaah pria dan 246 jemaah perempuan.
Kata dia, selama menunaikan ibadah haji mereka didampingi 4 orang, yakni 1 orang ketua kloter, 1 orang pembimbing, 1 dokter, dan 1 perawat.
Baca juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil
"Jadi, total secara keseluruhan kloter pertama terdiri 449 orang," ujarnya.
Selain itu, Khofifa menerangkan, mereka yang berangkat haji, tergabung dalam 5 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yaitu KBIH Al Islahiyyah, KBIH Ar Roudhoh, KBIH NU Rengel, KBIH Assa'diyah, KBIH Busyrol Ummah serta 2 orang non KBIH.
Baca juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi
"Jemaah termuda berusia 20 tahun atas nama Ainur Salwa Jestawana, dan tertua usia 65 tahun," tandasnya.
Sebagai informasi, total jamaah haji yang berangkat melalui embarkasi Juanda pada tahun ini sebanyak 16.967 orang . Terdiri dari jemaah haji asal Jawa Timur sebanyak 16.087. Selebihnya jemaah haji asal Bali, NTT dan Palembang. (Ade/SL2)
Editor : Redaksi