selalu.id - Toko percetakan sekaligus rumah tinggal Al-Yaubi Print di Jalan Kedinding Lor No. 100, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya ludes terbakar, Sabtu (24/10/2026) sore.
Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar. Dua sepeda motor di lokasi juga ikut terbakar sebagian. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.07 WIB. Petugas dari Pos Bulak langsung diberangkatkan 1 menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 17.13 WIB.
Baca juga: Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang
Dari laporan penanganan, api diduga muncul saat pemilik hendak menyalakan aliran listrik melalui MCB. Setelah dua kali percobaan, tiba-tiba muncul api di teras lantai dua, tepat di depan kamar.
Dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik saat akan menyalakan AC. Api cepat membesar dan melalap seluruh isi bangunan yang difungsikan sebagai percetakan dan tempat tinggal.
"Api kemudian membakar bangunan yang difungsikan sebagai toko percetakan sekaligus tempat tinggal tersebut," kata Santi, seseorang di lokasi.
Penanganan dilakukan secara besar-besaran. Sebanyak 16 unit kendaraan diterjunkan, terdiri dari 11 unit mobil pemadam kebakaran dan 5 unit tim rescue.
Baca juga: Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar
Petugas memadamkan api pokok hingga padam pukul 18.04 WIB. Proses pendinginan dan pembasahan dilanjutkan hingga pukul 18.47 WIB dan dinyatakan kondusif.
Dalam pemadaman, petugas mengambil sumber air dari Sungai Kalitebu. Sejumlah instansi turut dilibatkan, di antaranya DPKP Surabaya, BPBD Kota Surabaya, TGC Kedung Cowek, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Posko Terpadu Kedung Cowek, Posko Terpadu Utara, Posko BPBD Jemursari, kepolisian, dan PLN.
Kebakaran Hanguskan Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Kenjeran, 16 Unit Damkar Turunat kebakaran, dua sepeda motor milik pemilik rusak terbakar sebagian. Yakni Yamaha Jupiter Z nopol L 3210 WK dan Honda Vario nopol L 2239 QT.
Baca juga: 7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun seluruh bangunan seluas 229,5 meter persegi dilaporkan hangus.
Penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Namun kronologi awal mengarah pada dugaan korsleting listrik.
Editor : Achmad Supriyadi