Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Reporter : Ariyanto
Anak-anak PAUD dan TK mengikuti Festival ASi BERLIAN di Lapangan Pasmar 2, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. (Istimewa)

selalu.id - Penanaman karakter dan akhlak mulia menjadi perhatian utama dalam mendidik anak usia dini. Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Hal itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, saat membuka Festival ASi BERLIAN "Anak Sidoarjo Beriman, Sehat, Riang, Terlindungi, Aktif, Kreatif, Nalar Kritis" di Lapangan Pasmar 2, Gedangan, Sabtu (24/10/2026).

Baca juga: Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Festival ini diikuti sekitar 5.000 anak PAUD dan TK bersama para guru se-Kabupaten Sidoarjo. Sriatun menegaskan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari nilai akademik. Pembiasaan perilaku baik harus dimulai sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah.

“Kurang cerdas masih dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, tetapi tidak jujur sulit diperbaiki. Karena itu, saya minta kerja sama guru dan orang tua untuk memberikan pendidikan akhlak kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, usia 5–6 tahun adalah masa emas untuk membentuk kebiasaan positif. Anak-anak di usia ini perlu arahan dan contoh nyata dari orang dewasa agar nilai kebaikan tidak hanya jadi nasihat, tetapi diterapkan dalam keseharian.

“Kalau sejak kecil diajarkan kejujuran, harapannya anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Mereka harus jujur setiap waktu dan di mana pun berada, bukan karena takut kepada orang lain, tetapi karena takut kepada Allah SWT,” pesannya.

Pentingnya peran keluarga dan sekolah juga disoroti Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo.

Ainur mengajak anak-anak untuk tekun belajar serta menghormati orang tua dan guru. Kebiasaan itu disebut sebagai langkah awal membangun disiplin dan tanggung jawab.

Baca juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

“Siapa yang ingin jadi pemimpin? Kalau ingin jadi pemimpin maka harus rajin belajar, sayang dan hormat kepada bunda serta guru,” katanya di hadapan ribuan anak PAUD.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati Sidoarjo kepada para orang tua dan pendidik agar lebih sabar dan ikhlas dalam mendidik.

“Saya juga menyampaikan pesan Bapak Bupati, untuk para pendidik dan orang tua harus menambah kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik. Karena anak-anak inilah yang akan meneruskan pembangunan Sidoarjo,” tambahnya.

Ainur menyebut, generasi PAUD saat ini akan menjadi penerus pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar Sidoarjo menjadi daerah yang sejahtera, kondusif, dan inklusif.

Baca juga: Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

"Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga dan lembaga pendidikan,” tutupnya.

Festival ASi BERLIAN menjadi ajang unjuk kreativitas anak sekaligus pengingat pentingnya pendidikan karakter.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pasmar 2, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas P3AKB, Kepala Dinas Kesehatan, pengurus Pokja Bunda PAUD, PGRI, IGTKI, serta Bunda PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru