Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Ade/selalu.id)

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan langkah lanjutan pasca penggerebekan peredaran narkoba di kawasan Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, pada Rabu (14/10/2026). 

Selain mendukung proses hukum, Pemkot Surabaya akan fokus pada pemberdayaan ekonomi warga agar kawasan itu tidak kembali menjadi titik rawan narkoba. 

Baca juga: Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup. Penguatan ekonomi masyarakat harus jalan beriringan agar warga punya kegiatan produktif dan sumber penghasilan tetap. 

“Terima kasih kepada Polda Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, BNN, dan seluruh pihak yang ikut menjaga Surabaya. Setelah penindakan ini, kami ingin memastikan warga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan melalui pelatihan, pengembangan UMKM, dan dukungan modal bagi anak-anak muda yang mau bekerja maupun membuka usaha,” kata Eri, Rabu (21/10/2026). 

Fokus ke Ibu-ibu, Pemuda, dan Pelaku UMKM
Program pemberdayaan akan menyasar berbagai kelompok. Mulai dari pelatihan keterampilan untuk ibu-ibu, dukungan kerja dan modal usaha untuk anak muda, hingga penguatan UMKM yang sudah ada di kawasan Kunti. 

“Yang penting sekarang narkoba bisa dihilangkan dari kawasan Kunti dan jangan sampai kembali lagi. Karena itu, pergerakan ekonomi harus terjadi di sana. Ibu-ibunya kita dorong melalui pelatihan, anak-anak mudanya kita dukung agar bisa bekerja, dan UMKM yang ada juga harus bergerak,” tegasnya. 

Baca juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Eri mengakui program serupa sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya. Namun pelaksanaannya belum maksimal karena aktivitas narkoba masih berlangsung. Dengan adanya penindakan dan pengawasan ketat dari aparat, ia berharap program kali ini bisa berjalan lebih efektif. 

Penguatan ekonomi dinilai menjadi kunci pencegahan agar Kunti tidak kembali menjadi lokasi peredaran narkoba. Masyarakat diharapkan punya pilihan pekerjaan yang lebih produktif. 

Koordinasi dengan KAI untuk Penertiban Bangunan
Selain ekonomi, Pemkot juga akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia terkait satu bangunan yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba. 

Baca juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Pasalnya bangunan tersebut berdiri di atas aset milik PT KAI. 

“Insyaallah, PT KAI akan menindaklanjuti dengan merobohkan bangunan tersebut. Kami akan mendukung penuh upaya Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan PT KAI. Yang terpenting, kawasan Kunti bisa bersih dari narkoba dan tidak kembali lagi menjadi tempat peredaran,” ujarnya. 

“Karena itu, harus ada penguatan ekonomi masyarakat agar warga memiliki peluang usaha dan penghidupan yang lebih baik. Ayo kita terus jaga agar Surabaya ini bersinar, bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru