KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Reporter : Redaksi
Para buruh saat ikut serta pada kunjungan Kapolri di Musium Marsinah. (Yohanes/selalu.id)

selalu.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI Andi Gani Nena Wea memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. 

Apresiasi disampaikan terkait pembentukan Desk Ketenagakerjaan yang dinilai cepat dan progresif di awal masa jabatan Kapolri. 

Baca juga: Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Andi Gani menyebut, Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda. Menurutnya, langkah ini mempermudah koordinasi antara kepolisian dan serikat pekerja. 

"Sangat mengapresiasi Pak Kapolri, Jenderal Suyudi. Dalam minggu-minggu pertama beliau menjabat telah membentuk Desk Ketenagakerjaan di 35 Polres di 14 Polda. Ini sangat luar biasa dan kami sampaikan apresiasi karena langkahnya sangat cepat," ujar Andi Gani, Sabtu (17/10/2026). 

Selain itu, Andi Gani juga mengumumkan sikap Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) terkait rencana aksi. 

"Kami melihat tanggal 20 Oktober sangat rentan karena bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo. Karena itu, KBPBI memutuskan untuk tidak turun aksi pada 20 Oktober," tegasnya. 

Ia menjelaskan keputusan itu diambil bersama untuk menjaga situasi nasional tetap kondusif. Koalisi tersebut, lanjutnya, mewakili sekitar 99 persen kekuatan buruh di Indonesia. 

Baca juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Andi Gani turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, DPR, dan Polri. Ia menilai pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan sudah menjawab sejumlah tuntutan buruh. 

UU tersebut mencakup pengaturan outsourcing, jaminan pesangon, pembentukan komite pengawas ketenagakerjaan, serta penguatan sistem pengupahan dan dewan pengupahan. 

"Terima kasih kepada Presiden Prabowo, parlemen, anggota DPR seluruh fraksi, dan juga Polri yang telah menjaga ruang demokrasi yang sangat luar biasa," pungkasnya. 

Baca juga: 285 Kebakaran Terjadi di Nganjuk Sepanjang Musim Kemarau

Dengan dibatalkannya aksi 20 Oktober dan adanya dialog melalui Desk Ketenagakerjaan, KSPSI berharap iklim hubungan industrial ke depan semakin harmonis.

 

Reporter: Yohanes Arberto

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru