selalu.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mengungkapkan adanya sejumlah kader partai politik lain dan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang disebut ingin bergabung. Namun, identitas mereka belum diungkap ke publik.
Sekretaris DPD PSI Kota Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan partainya terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung dan berjuang bersama PSI, termasuk Achmad Hidayat, Arief Wirawan hingga Eusebius Purwadi, serta sejumlah nama lainnya.
Baca juga: Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi
Menurut Yuga, PSI tidak membatasi penerimaan anggota berdasarkan latar belakang partai sebelumnya. Dia menilai setiap anggota baru dapat menjadi tambahan kekuatan bagi partai.
“Ya, dari kader mana pun kami menerima secara terbuka. Setiap anggota baru yang masuk adalah asupan vitamin bagi kami,” jelasnya kepada selalu.id, Senin (12/10/2026).
Yuga mengibaratkan masuknya anggota baru sebagai vitamin yang perlu dikelola agar dapat memperkuat organisasi.
Karena itu, pengurus PSI memiliki tugas untuk memperkuat konsolidasi internal di tengah bertambahnya orang yang ingin bergabung.
Ia menyebut telah mengetahui adanya sejumlah kader dari partai lain yang tertarik bergabung dengan PSI sejak enam hingga tujuh bulan lalu.
Komunikasi mengenai keinginan bergabung tersebut bukan hal yang baru. Namun, PSI memilih menunggu kesiapan masing-masing pihak untuk melanjutkan proses tersebut.
“Ini kan salah satu yang pernah saya sebutkan, mungkin enam atau tujuh bulan lalu, bahwa memang ada beberapa kader dari partai lain yang ingin merapat ke kami,” papar Yuga.
Selain kader partai politik, ia menyebut terdapat pula anggota ormas yang ingin bergabung. Namun, Yuga belum bersedia mengungkap identitas maupun latar belakang organisasi mereka.
Baca juga: Eks Kader Berlabuh ke PSI, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji Bungkam
“Ada juga dari ormas, nggak boleh sebut. Pokoknya onok (ada),” jelasnya.
Yuga mengisyaratkan bahwa nama-nama yang saat ini muncul belum tentu menjadi yang terakhir. Dia membuka kemungkinan adanya pihak lain yang menyusul bergabung dengan PSI Surabaya.
“Ini masih beberapa saja. Mungkin nanti bakal ada lanjutan-lanjutan,” tambahnya.
Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.
Dia menilai bergabungnya orang-orang dari berbagai latar belakang dapat menjadi tambahan kekuatan bagi partai.
Baca juga: Top 5 Berita: PSI hingga Bayi Meninggal Dunia Usai Diduga Dicekoki Telur
Meski demikian, Yuga menegaskan bahwa pekerjaan rumah pengurus tidak berhenti pada penerimaan anggota baru. Konsolidasi dan penguatan internal menjadi bagian penting untuk mempersiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang.
“Jadi sekarang pengurus mempunyai tugas untuk menyolidkan partai kami untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” tegasnya.
Yuga menyatakan PSI tidak mempersoalkan latar belakang personal seseorang selama memiliki kemauan untuk berjuang bersama partai.
“Kalau diibaratkan, logo di dada itu lebih besar daripada nama di punggung siapa pun,” tandasnya.
Setiap orang, kata Yuga, yang memiliki kesamaan visi dan misi serta ingin berkontribusi bagi masyarakat Surabaya dipersilakan bergabung dengan PSI.
Editor : Zein Muhammad