selalu.id - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada 2025 mencapai 5,63 persen, melampaui capaian Jawa Timur yang tercatat sebesar 5,33 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kontribusi Sidoarjo terhadap perekonomian provinsi di tengah dorongan peningkatan investasi dan penyerapan tenaga kerja.
Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan hal itu saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Alun-Alun Sidoarjo, Senin (12/10/2026). Upacara tersebut mengusung tema “Jatim Unggul Maju Berkelanjutan”.
Baca juga: Dukung Industri Sidoarjo, Wabup Mimik Ajak Pelaku Usaha Pakai Armada Niaga Handal
"Pesatnya pembangunan di Jawa Timur turut didukung oleh kontribusi Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya melalui pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat pertumbuhan ekonomi Sidoarjo pada 2024 sebesar 5,54 persen, naik pada 2025 menjadi 5,63 persen," kata Bupati Subandi.
Selain pertumbuhan ekonomi, investasi menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian Pemkab Sidoarjo. Pada semester I 2026, realisasi investasi tercatat mencapai Rp7,77 triliun dari target Rp15,7 triliun. Investasi tersebut juga diikuti penyerapan tenaga kerja sebanyak 8.485 orang.
Capaian itu menunjukkan peran investasi dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah sekaligus membuka kesempatan kerja. Namun, realisasi pada semester pertama tersebut masih perlu ditingkatkan agar target investasi sepanjang 2026 dapat tercapai.
Di sisi lain, Pemkab Sidoarjo menempatkan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah. Subandi menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik.
Baca juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026
“Kami harapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” tegasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur itu juga dimanfaatkan untuk mengapresiasi keterbukaan informasi di tingkat desa. Pemkab Sidoarjo menyerahkan penghargaan kepada lima desa informatif, yakni Desa Sugihwaras, Desa Larangan, Desa Simoangin-angin, Desa Kendalpecabean, dan Desa Kwangsan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah desa dalam mengelola dan menyediakan informasi publik. Keterbukaan informasi diharapkan memudahkan masyarakat mengakses informasi mengenai program, kebijakan, serta pelayanan pemerintah desa.
Baca juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan
Menurut Subandi, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Penerapan prinsip tersebut juga diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan hingga tingkat desa.
Momentum peringatan hari jadi provinsi, lanjutnya, menjadi pengingat pentingnya sinergi antarpemerintah dalam mendorong kemajuan daerah. Sidoarjo diharapkan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Jawa Timur melalui penguatan ekonomi, peningkatan investasi, dan perbaikan pelayanan publik.
“Mari kita jadikan semangat untuk terus berkarya, memperkuat sinergi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Sidoarjo dan Jawa Timur di Hari Jadi Ke-81 Provinsi Jawa Timur ini,” pungkasnya.
Editor : Achmad Supriyadi