Bupati Cup Atletik Jember Digelar, Ribuan Bakat Muda Dibidik Masuk Radar Prestasi

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Ketua PASI Jember Ahmadi Wijaya saat gelar Bimtek. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Geliat olahraga atletik di Kabupaten Jember kembali dipacu. Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) tengah mematangkan pelaksanaan Bupati Cup Atletik 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19-23 Oktober 2026.

Kejuaraan yang dipusatkan di Jember Sport Garden (JSG) tersebut tak sekadar menjadi ajang perebutan medali. PASI Jember menjadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk menjaring sekaligus memetakan bibit-bibit atlet potensial dari berbagai jenjang usia.

Baca juga: HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Persiapan Bupati Cup dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar PASI Jember di Aula Eks Kantor Dinas Pendidikan Jember, Rabu (7/10/2026). 

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PASI Jember Ahmadi Wijaya, perwakilan Disporabudpar Deta Irama Kasih, Sekretaris Umum KONI Jember Panca Hidayat, jajaran pengurus KONI serta panitia pelaksana.

Ketua PASI Jember Ahmadi Wijaya mengatakan, animo peserta diperkirakan sangat besar. Peserta akan datang dari berbagai jenjang pendidikan dan kelompok masyarakat.

Mulai dari SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, santri, mahasiswa hingga kategori umum dipersilakan mengikuti kompetisi tersebut.

“SD saja sudah lebih dari seribu, sekitar 1.050. SMP ada seratus sekian. Belum MI, MTs, SMA, SMK, MA, ditambah santri, mahasiswa dan umum,” sebutnya.

Besarnya potensi peserta tersebut membuat PASI memperkirakan jumlah atlet yang ambil bagian bisa mencapai ribuan. Bahkan, pada momentum pembukaan, jumlah masyarakat yang hadir ditargetkan menembus 10 ribu orang.

Menurut Ahmadi, Bupati Cup memiliki misi berbeda pada setiap kelompok usia. Untuk peserta SD dan MI, kompetisi diarahkan sebagai pintu masuk pembinaan atlet sejak usia dini.

Sementara kategori SMA, mahasiswa dan umum akan menjadi salah satu sarana seleksi calon atlet yang diproyeksikan memperkuat Jember pada berbagai ajang olahraga tingkat provinsi.

“Untuk SD dan MI, targetnya mencari atlet untuk pembinaan program ke depan. Sedangkan SMA, mahasiswa serta umum, targetnya Porprov tahun 2027. Kita akan menyeleksi calon atlet yang akan kita kirim menuju Popda dan Porprov 2027,” jelasnya.

Dari sisi teknis, sejumlah nomor atletik akan dipertandingkan. Di antaranya lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter hingga jalan cepat.

Baca juga: APBD 2027 Jember Fokus Tekan Kemiskinan Lewat Kesehatan, Pendidikan dan Pemberdayaan

Seluruh pertandingan dipusatkan di JSG yang memiliki fasilitas lintasan atletik sehingga dinilai cukup mendukung pelaksanaan berbagai nomor lomba.

Sekretaris Umum KONI Jember, Panca Hidayat meminta panitia tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga memastikan aspek teknis dan keamanan berjalan baik.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah izin keramaian serta kesiapan lahan parkir. Hal tersebut dinilai penting mengingat besarnya potensi massa yang akan datang.

“Jangan lupa untuk izin keramaiannya. Kemudian persiapan lahan parkir karena acara ini akan mendatangkan massa yang cukup besar,” ujarnya.

Panca menambahkan, pelaksanaan kejuaraan tersebut membawa nama PASI, KONI maupun Disporabudpar Jember. Karena itu, koordinasi antarpihak harus diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan Disporabudpar Jember, Deta Irama Kasih. Menurutnya, kembali aktifnya berbagai kegiatan atletik menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga di Jember.

Baca juga: Keakraban HUT ke-81 TNI di Jember, Bupati Gus Fawait Beri Kejutan Tumpeng

“PASI saat ini mulai hidup kembali. Kami dari Disporabudpar Jember sangat mengapresiasi acara ini,” katanya.

Deta berharap kompetisi tersebut mampu mendorong generasi muda semakin serius berlatih dan menjadikan prestasi sebagai target.

“Dengan adanya lomba kejuaraan ini, adik-adik atletik akan lebih giat lagi untuk berlatih supaya bisa mendapatkan juara,” ujarnya.

Menariknya, PASI Jember tidak membebankan biaya pendaftaran kepada peserta. Pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun offline, sedangkan masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan juga tidak dikenakan tiket masuk.

Dengan jumlah peserta yang diproyeksikan mencapai ribuan, Bupati Cup Atletik Jember diharapkan bukan sekadar menjadi kompetisi lima hari. 

Ajang tersebut ditargetkan menjadi langkah awal menemukan talenta baru sekaligus membangun kembali ekosistem atletik Jember untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Popda dan Porprov 2027.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru