KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

Reporter : Redaksi
Penyidik KPK menggeledah rumah Lampri di Nganjuk. (Bakron for selalu.id)

selalu.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Lampri yang berada di Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Kamis (24/9/2026).

Rumah tersebut merupakan milik Dirjen PPTR di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri tersangka dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.

Baca juga: 7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Lampri adalah salah satu orang yang ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) lalu bersama tujuh orang lainnya.

Rumah model joglo itu didatangi sejumlah mobil hitam berpelat L dan W. Sejumlah petugas masuk, dalam penanganan personel Brimob bersenjata lengkap.

Plt Sekretaris Desa Kecubung Supriyadi, membenarkan, penggeledahan yang dilakukan KPK berlangsung sekitar dua jam di rumah Lampri.

"Tadi pukul 10.00 WIB, ada petugas dari KPK mendatangi kantor desa. Dengan maksud minta saksi ke rumahnya Pak Lamri, untuk keperluan penggeledahan. Akhirnya saya mendampingi," ungkap Supriyadi.

Menurut Supriyadi, ada 12 anggota KPK yang masuk ke dalam rumah tersebut. Sementara petugas kepolisian berjaga di depan.

Baca juga: Giliran Kantor BPN Jatim Digeledah KPK, Sita Sejumlah Koper

"Mereka banyak yang pakai rompi, tulisannya KPK," tegasnya.

Supriyadi juga menegaskan bahwa rumah tersebut merupakan milik Lampri. Karena yang bersangkutan memang lahir dan besar di sana.

"Sejak lahir ya rumahnya di situ mas. Setelah jadi pejabat, jarang pulang. Kalau pun pulang paling sebentar," bebernya.

Supriyadi juga menyebut bahwa penggeledahan yang dilakukan KPK kali ini, juga disaksikan seorang perempuan, yang merupakan keponakan dari Lampri.

Baca juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

"Tadi penggeledahan selesai jam 12 siang," sambung dia.

Dia menyebut KPK menggeledah 5 kamar di rumah Lampri tersebut. Namun KPK tidak membawa barang bukti apa-apa.

"Tadi ada lima kamar yang digeledah. Tapi tidak membawa apa-apa. Katanya tidak ada barang bukti," pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru