selalu.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini terus meluas, Kamis (13/8/2026).
Semalam, api bahkan telah menjalar ke puncak Seruni Point tepatnya pukul 01.20 WIB dini hari.
Baca juga: Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Probolinggo kemudian langsung mengambil tindakan untuk menutup jalur wisatawan maupun masyarakat agar tidak memasuki wilayah wisata demi keamanan dan keselamatan.
"Dengan ini kami menutup sementara wisata Seruni Point mengingat kondisi yang cukup berbahaya bagi wisatawan maupun warga. Demi keselamatan dan keamanan maka wisata kami tutup total sementara," kata Heri Mulyadi, Kepala Dispoparekraf Kabupaten Probolinggo.
Selain itu, mobil damkar telah bersiap di kawasan terminal puncak Seruni Point untuk mengambil keputusan saat situasi semakin genting.
Baca juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun
Sementara itu, jarak api ke jembatan kaca diperkirakan kurang lebih sekitar 2 KM. Saat ini pula api telah berada tepat di bawah empat pilar wisata Seruni Point.
"Jarak antara api ke jembatan kaca sekarang kurang lebih sekitar 2 kilo meteran. Saat ini api sudah berada di bawah empat pilar Seruni Point," jelas Heri.
Editor : Zein Muhammad