selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi gaya inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan yang belakangan kerap diunggah ke media sosial dan dinilai mirip dengan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Menurut Eri, sidak tersebut bukan untuk membuat konten, melainkan memastikan sistem pengawasan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berjalan efektif.
Baca juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar
Eri mengatakan, intensitas dirinya turun langsung ke lapangan bertujuan membangun budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) agar tetap disiplin dan bekerja maksimal tanpa harus selalu diawasi kepala daerah.
“Saya berharap dengan sering turun ke lapangan, teman-teman di Pemerintah Kota Surabaya bisa bekerja tanpa harus terus diawasi,” jelasnya, Senin (13/7/2026).
Kata Eri, jabatan wali kota hanya bersifat sementara. Karena itu, yang ingin diwariskan bukan sekadar penyelesaian persoalan, melainkan sistem birokrasi yang mampu berjalan dengan baik meski tanpa pengawasan langsung dari pimpinan.
“Bagi saya, wali kota hanya menjabat maksimal 10 tahun, tetapi birokrasi akan terus berjalan. Karena itu saya ingin budaya kerja yang baik terus terbentuk,” tegasnya.
Baca juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat
Eri mengatakan bahwa sistem pengawasan di lingkungan Pemkot Surabaya sebenarnya telah tersedia. Namun, ia tetap melakukan sidak untuk memastikan seluruh perangkat daerah menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.
“Sekarang sistemnya sudah ada. Saya tinggal turun ke lapangan untuk memastikan sistem itu benar-benar berjalan,” paparnya.
Ia mencontohkan, apabila masih ditemukan parkir liar, penggunaan badan jalan tanpa izin, hingga berbagai bentuk pelanggaran lainnya, hal itu menjadi indikator bahwa sistem pengawasan belum berjalan optimal.
Baca juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini
“Kalau masih ada parkir liar, penggunaan jalan tanpa izin, atau pelanggaran lainnya, berarti sistemnya belum berjalan dengan baik,” bebernya.
Karena itu, Eri memastikan tidak akan segan mengevaluasi aparatur yang dinilai lalai menjalankan tugas.
“Kalau ada yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar, akan saya ganti,” tegasnya.
Editor : Zein Muhammad