selalu.id - Insiden keracunan massal di SD Pancasila dan SD Tembok Dukuh Surabaya usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG), kini tengah diselidiki Dinas Kesehatan (Dinkes).
Saat ini, para siswa yang keracunan tengah dirawat di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya.
Baca juga: Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi
Lia, salah satu walimurid mengungkapkan bahwa anaknya, NN, mengalami gejala muntah berulang usai mengkonsumsi MBG.
NN merupakan siswa kelas 5 di SD Tembok Dukuh 4.
“Ini tadi sudah 5 kali muntah,” sebut Lia dalam video yang diterima selalu.id, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Top 5 Berita: Ayam Krispi hingga Keracunan MBG di Mojokerto
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, dr Billy Daniel Messakh membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut.
"Ya, benar,” katanya saat dikonfirmasi selalu.id.
Baca juga: 15 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Mojokerto
Billy mengatakan, tim dari Dinas Kesehatan Surabaya telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pendataan.
“Sudah turun tim Dinkes. Masih dalam observasi,” jelasnya.
Editor : Zein Muhammad