selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan program beasiswa bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) dari keluarga miskin dan pra miskin.
Sebanyak sekitar 8.000 anak ditargetkan menerima bantuan sebesar Rp50 ribu per bulan.
Baca juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi dan verifikasi data agar bantuan tersebut tepat sasaran.
“Saat ini kami melakukan konsolidasi data. Harus benar-benar diverifikasi terlebih dahulu siapa yang berhak menerima beasiswa itu. Sesuai arahan Pak Wali Kota, penerima adalah keluarga miskin dan pra miskin yang masih terdata resmi,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan, apabila siswa PAUD-TK masih tercatat dalam kategori keluarga miskin atau pra miskin, maka sekolah tidak diperbolehkan menarik pembayaran dari orang tua.
Baca juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider
Menurut Febri, sapaan akrabnya, pendataan ulang dilakukan untuk memastikan kesesuaian nama dan kondisi riil di lapangan.
Proses ini juga menjadi tantangan tersendiri karena mayoritas siswa PAUD belum memiliki rekening pribadi sebagai sarana penyaluran bantuan.
“Ada sekitar 8.000-an siswa. Kami cek kembali real name di lapangan seperti apa, sekaligus menyiapkan metode penyalurannya. Karena anak PAUD belum punya rekening, ini harus kami siapkan skemanya agar tidak menimbulkan persoalan,” sebutnya.
Baca juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti
Untuk memastikan validitas data, Dispendik berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya. Pemadanan data dilakukan agar penerima benar-benar berasal dari keluarga yang masih terdaftar dalam basis data kemiskinan.
Pemkot menargetkan seluruh proses administrasi dan verifikasi rampung pada akhir Februari 2026, sehingga program beasiswa bisa segera direalisasikan.
Editor : Zein Muhammad