selalu.id – Seorang pria tanpa identitas tewas tersambar Kereta Api Dhoho relasi Surabaya–Blitar di jalur dobel track masuk Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/12/2025).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar rel kereta api. Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban tidak membawa identitas diri. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sebilah sabit yang diduga milik korban.
Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro
Informasi sementara dari warga menyebut korban merupakan pencari rumput. Warga sekitar menutupi jenazah korban menggunakan daun pisang sebelum petugas tiba di lokasi.
"Informasi dari masyarakat ada orang yang tertabrak kereta. Saya datang ke TKP (tempat kejadian perkara) sudah kondisinya meninggal dunia ditutupi daun pisang," kata seorang relawan, Jaenal.
Baca juga: 21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus
Ia menambahkan, petugas dari Polres Mojokerto bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Saat saya datang sudah ada polisi dan pjka," pungkasnya.
Baca juga: Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Usai proses olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke ruang pemulasaraan RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, untuk penanganan lebih lanjut.
Editor : Ading