selalu.id - Seorang pemuda berinisial HY (19), ditemukan tewas dalam rumah kontrakan di Jalan Dukuh Menanggal IX, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Rabu (13/5/2026).
HY diketahui merupakan warga Sukodono, Sidoarjo. Ia diduga tewas setelah bunuh diri.
Baca juga: Pasca Tamu Tewas dari Lantai 20, Hotel Goldvitel Surabaya Bilang Begini
Jasad HY pertama kali ditemukan oleh salah satu tetangganya, MK, sekitar pukul 05.30 WIB, saat membersihkan halaman dan gang depan rumah.
MK awalnya melihat pintu rumah kontrakan korban dalam keadaan sedikit terbuka. Lampu teras rumah juga masih menyala sehingga membuat ia curiga dan mencoba melihat ke dalam rumah.
Saat itulah MK mendapati korban dalam kondisi tergantung di dalam rumah kontrakan. Saksi kemudian sempat memanggil korban, namun tidak mendapatkan respons.
Karena panik, MK menangis dan memanggil anaknya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT, RW, dan Polsek Gayungan.
Tak lama berselang, anggota Polsek Gayungan bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Orang tua korban juga tiba di lokasi saat proses identifikasi berlangsung.
Baca juga: Lagi, Pemuda di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Bunuh Diri
Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Gayungan, AKP Edo Damara Yuda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri.
“Korban inisial HY usia 19 tahun. Untuk motif dugaan sementara karena faktor ekonomi,” katanya saat dikonfirmasi.
Polisi juga membawa sejumlah barang bukti dari lokasi dan memasang garis polisi di rumah kontrakan korban.
Baca juga: Ternyata, Goldvitel Hotel Surabaya yang Jadi Tempat Bunuh Diri Itu Belum Kantongi SLF
Hingga kini, petugas masih memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti tewasnya korban.
Salah satu warga sekitar mengatakan korban terakhir terlihat berada di teras rumah kontrakan pada Selasa malam 12 Mei 2026.
Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut selama kurang lebih tiga bulan.
“Kerja ojek online, kadang juga kerja proyek bersihkan kerak kapal. Tinggal sendiri di sini,” ujarnya.
Editor : Zein Muhammad